Search

Ini Dia Fakta-fakta yang Terkumpul tentang Ledakan di Mall Taman Anggrek

Ini Dia Fakta-fakta yang Terkumpul tentang Ledakan di Mall Taman Anggrek

8duoduo.com – Ledakan yang terjadi di Mal Taman Anggrek pada hari Rabu tanggal 20 Februari 2019 sempat membuat heboh sampai beredar beberapa kabar simpang siur. Tidak sedikit rumor yang tersiar tidak enak didengar seperti informasi yang mengatakan ledakan terjadi karena bom, atau kejadian ini merupakan aksi terorisme, atau informasi mengenai jumlah korban. Berikut ini akan dipaparkan beberapa fakta yang sudah terkonfirmasi mengenai kejadian tersebut untuk menghapuskan kabar simpang siur yang beredar.

Yang pertama mengenai kepastian waktu terjadinya ledakan. Kapolres Jakarta Barat, Kombes Hengki Haryadi sudah mengkonfirmasi bawah ledakan terjadi sekitar pukul 10.00 WIB dan pada saat diwawancarai, Kombes Hengki Haryadi mengatakan bahwa TKP sedang dicek oleh anggotanya. Yang kedua, untuk tempat pasti di mana sumber ledakan terjadi adalah di Mall Taman Anggrek yang berada di Tanjung Duren, Jakarta Barat. Atau untuk lebih tepatnya, ledakan terjadi di food court-nya yang berada di lantai 4 dari Mall Taman Anggrek.

Fakta yang ketiga berhubungan dengan sumber ledakan. Untuk hal ini, masih dalam tahap penyelidikan tapi diduga sumber ledakan berasal dari pipa gas. Yang pasti, pihak Kepolisian melalui Kombes Hengki Haryadi memastikan bahwa ledakan bukanlah berasal dari bom maupun tindakan terorisme. Pihak polisi mengatakan kalau tidak ditemukan bahan peledak sama sekali baik di lokasi kejadian maupun di sekitar lokasi kejadian. Ada dugaan kalau ledakan terjadi di salah satu tenant food court yang pada saat itu sedang beroperasi.

Mendengar ada dugaan ledakan berasal dari pipa gas, pihak Mall Taman Anggrek langsung meminta bantuan dari PT Perusahaan Gas Negara (PGN) untuk mengirimkan tim guna melakukan pengecekan pada sistem dan fasilitas pipa PGN. PGN langsung mengirimkan tim dan hal ini dikonfirmasi oleh Sekretaris PGN, Rachmat Hutama. Menurut penyelidikan PGN, pipa dan fasilitas gas PGN pasca ledakan masih dalam status aman dan tidak terdampak.

Baca juga : Munajat 212 Siap Digelar, Ketua MUI DKI Menjamin Acara Bebas dari Unsur Politik

Tak lama setelah ledakan terjadi, petugas pemadam kebakaran langsung melakukan pengecekan di lokasi dengan menurunkan sebanyak 1 anggota dan dilengkapi dengan 1 kendaraan pemadam. Ketika ditanya mengenai taksiran kerugian yang terjadi, AKP Rensa, selaku Kanit Reskrim Polsek Tanjung Duren, mengatakan kalau belum bisa diperkirakan. Pihak polisi mengkonfirmasi kalau ada korban akibat ledakan yang terjadi tersebut.

Disebutkan ada 7 orang yang terluka akibat ledakan dan tiga dari korban tersebut mengalami luka bakar dan sudah dirawat di Rumah Sakit Royal Taruma yang ada di Jakarta Barat. Dua orang korban lain juga berada di rumah sakit tersebut untuk menjalani pemeriksaan dan perawatan biasa, sementara dua sisanya sudah diperbolehkan pulang. Sebagai dampak dari kejadian ini, mal hanya mengoperasikan lantai 1 dan lantai 2 saja sementara lantai 3 dan lantai 4 disterilkan untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut.

Sharing is caring!